Perempuan yang Masih Percaya pada Mimpi
Perempuan yang Masih Percaya pada Mimpi Karya: Marwah Salsabila Pagi itu adalah hari paling berat bagi Kansa. Hari di mana mimpinya kembali dipertanyakan, dan suaranya yang ingin menggenggam langit terasa kecil di tengah dunia yang sibuk menilai. “Untuk apa perempuan sekolah tinggi-tinggi?” kata sebagian orang, “pada akhirnya akan kembali ke dapur dan rumah.” Kansa tersenyum lirih. Ia tidak marah, hanya sedih karena banyak yang lupa, bahwa menjadi perempuan bukan berarti berhenti bermimpi. Ia ingin menuntut ilmu, bukan untuk melawan dunia, tetapi untuk menerangi langkahnya sendiri dan langkah orang tuanya yang dulu berjuang tanpa henti. Setelah kuliah, Kansa belajar satu hal: kuliah bukan hanya tentang nilai dan gelar, tapi tentang ketabahan. Tentang bertahan di hari-hari di mana semangat terasa hilang, dan doa menjadi satu-satunya tempat bersandar. Sering kali Kansa hampir menyerah. Namun di dalam hati, ada suara yang selalu berbisik pelan, “Harus kuat sampai akhir, demi orang tua.” M...


