Panitia Menyelenggarakan Tabligh 'Am pada Kegiatan Puncak Semarak Ramadhan 1446 H

 Panitia Menyelenggarakan Tabligh 'Am pada Kegiatan Puncak Semarak Ramadhan 1446 H

Sumber: tim dokumentasi acara

Garut, Aksara_ Sakan Ma'had Aly Baiturrahman menyelenggarakan Tabligh 'Am yang merupakan kegiatan puncak dari acara Semarak Ramadhan. Dengan mengusung tema "Menjadikan Alquran sebagai Satu Pencapaian untuk Menemukan Keistimewaan serta Keberkahan di Bulan Suci Ramadhan". Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium IAI Persis Garut, pada hari Kamis, (20/03/2025).

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran yang dibacakan oleh Fiki Agisna Firdaus yang merupakan mahasantri semester 2 Sakan Ma'had Aly Baiturrahman. Dilanjut dengan menyanyikan lagu kebangsan Indonesia Raya, mars Persis dan mars IAI Persis Garut. kemudian sambutan-sambutan dari ketua pelaksana, ketua sakan, perwakilan direktur Ma'had 'Aly Baiturrahman yang sekaligus membuka acara, setelah itu pemaparan materi oleh Al-Ustadz Isa Anshori, S.Q. S.Ag (Ketua PD Persis Ciamis sekaligus Mudir PPI 109 Kujang Cikoneng-Ciamis. 

Dede Andri Aliyudin sebagai ketua Semarak Ramadhan 1446 H, menyampaikan dalam sambutannya "Kegiatan Tabligh 'Am ini merupakan agenda penutup dari Semarak Ramadhan, yang dimana Semarak Ramadhan ini ada beberapa kegiatan diantaranya Pesantren Kilat, Sebar Takjil, Bakti Sosial dan ditutup dengan kegiatan Tabligh 'Am ini".

Dilanjut dengan sambutan dari ketua Sakan Ma'had 'Aly Baiturrahman  yaitu Hafidz Zulfa "Ini merupakan salah satu kegiatan tahunan yang di khususkan di bulan Ramadhan". Beliau menyampaikan bahwa "Pemateri kali ini kami mengundang dari luar yaitu ustadz Isa Anshori, S.Q. S.Ag., beliau adalah Ketua PD Persis Ciamis sekaligus Mudir PPI 109 Kujang".

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan hangat dari perwakilan Kepala UPT Pesantren Mahasiswa atau biasa disebut dengan Direktur Ma'had 'Aly Baiturrahman sekaligus membuka acara oleh al-Ustadz Muhammad Nur Shiddiq, M.Ag. Pada sambutannya beliau menyampaikan bahwa "Tabligh 'Am yang sering disebut dengan Tabligh Akbar ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh mahasiswa/mahasiswi khususnya mahasantri sakan yang sedang merantau".

Tabligh 'Am kali ini dimoderatori oleh Azmi Syahru Zakia mahasantri semester 4. Ketika pembacaan CV pemateri, azmi menyampaikan bahwa al-Ustadz Isa Anshori Isa Anshari S.Q. S.Ag. selain diamanahi sebagai Ketua PD Persis Ciamis beliau juga diamanahi sebagai BKSPPI Jabar dan MUI kab. Ciamis. Beliau juga pernah menjadi Peserta Daurah Lughah dan Metodologi Istinbat Hukum di Darul Ifta al Mishriyyah, Kairo, Mesir, Tahun 2024.

Dalam  muqaddimahnya al-Ustadz Isa Anshori, S.Q., S.Ag. membacakan QS. Fatir ayat 32.

ثُمَّ اَوْرَثْنَا الْكِتٰبَ الَّذِيْنَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَاۚ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهٖۚ وَمِنْهُمْ مُّقْتَصِدٌۚ وَمِنْهُمْ سَابِقٌۢ بِالْخَيْرٰتِ بِاِذْنِ اللّٰهِۗ ذٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيْرُۗ

Artinya: "Kemudian, Kitab Suci itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami. Lalu, di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan, dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Itulah (dianugerahkannya kitab suci adalah) karunia yang besar". (Fatir: 32)

al-Ustadz Isa Anshori, S.Q., S.Ag. menyampaikan bahwa "Dalam ayat itu Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan, ada tiga kelompok umat Islam yang sudah menerima warisan Alquran dari Allah, yaitu:

1. Dzalimun linafsihi 

Ibn Katsir dalam tafsirnya menyebutkan bahwa orang yang luput melaksanakan perintah Allah dan orang yang melanggar syariat Allah. Baik sedikit ataupun banyak, baik sebagian ataupun semuanya. Seharusnya sikap adalah mengerjakan yang wajib dan meninggalkan yang haram.

2. Muqtashid (pertengahan)

Ibn Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa Muqtashid adalah orang yang melaksanakan yang wajib dan meninggalkan yang haram, tapi dia meninggalkan sunnah dan melaksanakan amalan yang makruh.

3. Sabiqun bil Khayrat

Yaitu orang yang melaksanakan amalan wajib dan amalan sunnah, dan dia juga meninggalkan amalan yang haram dan  yang makruh".

Kemudian al-Ustadz menyampaikan bahwa "Kita adalah orang pilihan Allah". Karena Allah mewariskan Alquran kepada umat muslim. Dalam ayat tadi Allah memilih kata 'mewariskan'. Dan yang mendapat warisan itu, tentunya adalah keluarga terdekat. Maka, umat muslim adalah orang-orang pilihan Allah yang diwarisi Alquran.

Umat nabi muhammad adalah umat yang diistimewakan oleh Allah. Bukan hanya di bulan Ramadhan. Tapi sejak awal Nabi Muhammad Saw. diutus, hingga akhir zaman. Karena Rasulullah Saw. membawa Alquran yang penuh keberkahan.

Pada clossing statement, al-Ustadz menitipkan pesan, "Di bulan ramadhan ini, kita diajarkan dan dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah. Memanfaatkan waktu dengan baik. Dan mengerjakan kegiatan yang lebih bermanfaat itulah yang dinamakan Semarak Ramadhan".

"Bulan Ramadhan juga melatih kita untuk berhenti sedikit demi sedikit dalam melakukan hal-hal yang makruh. Seperti merokok, meskipun hanya berhenti setengah bulan. Dan memperbanyak ibadah. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan untuk terus diamalkan di Bulan Ramadhan yaitu tilawah Alquran". 

Acara di akhiri dengan sesi foto bersama. 

Kegiatan ini disponsori oleh; Hanaang, Cibapop, LAZ Persis, dan Aqua.


Jurnalis: Hesti Istiqomah dan Nurul Azmi Azizah.

Editor: Hesti Istiqomah dan Nurul Azmi Azizah.

Posting Komentar

Halo sobat Aksara!
Jika mari berkomentar dengan memberikan gagasan atau pendapat yang terbaik, kita jauhi komentar yang mengandung hal yang tidak diinginkan yaa!

Lebih baru Lebih lama