Kaprodi MKS: Mahasiswa Harus Menjadi Pionir Keuangan Syariah di Lingkungan Sosial
Garut, Aksara – Ketua Program Studi (Kaprodi) Manajemen Keuangan Syariah (MKS), Mumad Nurjaman, M. H., menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat tentang keuangan syariah. Hal ini ia sampaikan dalam sambutannya pada pelantikan tasykil Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) MKS periode 2025-2026, Rabu (19/03/25).
Dalam kesempatan tersebut, Mumad Nurjaman menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya bertanggung jawab memahami teori keuangan syariah di lingkungan akademik, tetapi juga harus mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sosial. Ia menekankan bahwa mahasiswa harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam memahami akad-akad yang sesuai dengan prinsip Islam.
“Tentunya ini hal yang sangat luar biasa ketika mahasiswa bisa memberikan uswah atau suri tauladan kepada masyarakat bahwa ada akad-akad yang halal, akad-akad yang syariah yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya mahasiswa dalam memberikan edukasi keuangan syariah kepada masyarakat luas. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami konsep dasar keuangan syariah, sehingga diperlukan peran aktif dari mahasiswa untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam.
“Tentu berkaitan dengan prodi MKS, bisa memberikan edukasi atau pendidikan bahwa dalam Islam itu ada yang namanya keuangan syariat,” katanya.
Mumad Nurjaman menjelaskan bahwa keuangan syariah bukan sekadar teori yang dipelajari di kampus, melainkan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, mahasiswa MKS diharapkan tidak hanya menguasai konsep keuangan syariah, tetapi juga mampu mensosialisasikannya secara luas kepada masyarakat.
Namun, ia mengakui bahwa tugas ini bukan sesuatu yang mudah. Diperlukan strategi yang efektif serta pendekatan yang tepat agar masyarakat dapat menerima dan memahami prinsip-prinsip keuangan syariah dengan baik. Ia pun menekankan bahwa ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama bagi seluruh civitas akademika, khususnya mahasiswa MKS.
“Tentunya menjadi PR untuk kita semua untuk lebih mengembangkan atau mensosialisasikan keuangan syariah,” tambahnya.
Dengan peran yang lebih aktif dari mahasiswa, ia berharap pemahaman masyarakat terhadap sistem keuangan berbasis Islam semakin luas, sehingga ekonomi syariah dapat berkembang lebih pesat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat.
Jurnalis: Citra
Editor: Ghufron